Apa Itu Mongo DB? Yuk, Kenali Lebih Dalam!

Yukinternet.com – Salah satu sistem database paling populer di dunia yang telah diunduh sebanyak lebih dari 175 juta kali adalah Mongo DB. Populernya sistem database MongoDB ini berkat tingkat kecepatan, fleksibilitas, dan kemudahan penggunaannya. Maka dari itu tidak heran jika banyak yang mencari paket Hosting murah dengan Mongo DB.
mongodb

Dari sinilah Mongo DB banyak dipilih oleh para pengguna di seluruh dunia. Namun, apakah sistem database dari MongoDB ini dapat menjadi pilihan yang tepat bagi kamu? Nah, untuk mengetahuinya, yuk simak uraiannya di bawah ini!

Apa itu Mongo DB?

Mongo DB merupakan salah satu sistem database berjenis NoSQL. Sistem database ini dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman C++. Mongo DB sendiri dapat digunakan oleh para developer untuk mengembangkan berbagai jenis aplikasi dan website.

Tidak seperti jenis database yang berbasis SQL yang menyusun datanya dengan menggunakan tabel relasi. Namun, pada MongoDB ini akan menggunakan dokumen yang berformat JSON.

Nah, penyimpanan data untuk format JSON ini tidak membutuhkan struktur tabel atau penyusunan data yang terperinci. Sehingga, kamu tak perlu lagi memikirkan tentang relasi antar tabel bila menggunakan sistem database Mongo DB.

Maka dari itu, tak heran jika beberapa perusahaan besar, seperti Uber, Accenture, dan juga Forbes menggunakan teknologi MongoDB untuk sistem database-nya. Selain itu, sistem database Mongo DB ini juga memiliki beragam kelebihan dibandingkan sistem database lainnya.

Kelebihan Mongo DB

Seperti yang sudah kamu ketahui kalau popularitas Mongo DB di kalangan developer bukanlah tanpa alasan semata. Ada beberapa kelebihan Mongo DB yang membuatnya semakin menarik untuk digunakan pada project kamu lho, di antaranya yaitu:

1. Manajemen Database Lebih Mudah

Mongo DB menggunakan jenis database NoSQL, sehingga penyimpanan datanya dalam bentuk dokumen. Hal ini berbeda dengan sistem database berbasis SQL yang memerlukan susunan tabel yang lebih spesifik.

Sistem database NoSQL ini tentunya memiliki fleksibilitas dan adaptabilitas yang tinggi. Sehingga hal ini akan sangat memudahkan developer untuk mengubah serta menyesuaikan konfigurasi data dengan keperluan bisnis nantinya.

2. Memiliki Berbagai Dukungan Variasi Data

Mongo DB merupakan sebuah sistem database yang berbasis dynamic schema. Sehingga, dapat digunakan untuk menyimpan berbagai variasi data. Mulai dari data yang terstruktur bahkan hingga data yang tidak terstruktur.

Adanya dynamic schema ini juga memungkinkan kamu untuk menyimpan data tanpa perlu mendefinisikan skema sebelum menyimpannya. Sehingga, schema penyimpanan data ini dapat diubah secara fleksibel dan kapanpun kamu mau.

3.Memiliki Skalabilitas yang Tinggi

Keperluan akan penyimpanan data tentunya sangat bervariasi bagi setiap orang. Terkadang bisa saja kamu membutuhkan sistem database yang besar (Big Data) dengan ratusan ribu baris dokumen. Namun, ada kalanya juga kamu hanya membutuhkan beberapa ratus baris.

Tidak seperti sistem database berbasis SQL, di mana hanya dapat dikembangkan dengan meningkatkan kapasitas hosting server (Scaling Up) saja. Mongo DB ini dapat dikembangkan secara horizontal dengan membagi muatan kerja ke beberapa perangkat sekaligus lho!

Maka dari itu, kamu dapat dengan mudah menyesuaikan server sesuai kebutuhan kamu. Apabila kebutuhan database kamu meningkat, maka kamu dapat dengan mudah menambahkan server untuk memperbesar kapasitas penyimpanannya.

4. Memiliki Dukungan Replikasi Database

Dukungan replikasi database merupakan proses untuk menyalin data dari sebuah database pusat ke satu atau beberapa database lainnya. Nah, Mongo DB sendiri sudah mendukung replikasi data. Sehingga kamu bisa dengan mudah mencadangkan data ke beberapa server lain.

Pastinya, mencadangkan data bisa memiliki beberapa keuntungan tersendiri. Seperti halnya membantu mencegah kehilangan data, mengurangi down time, serta memaksimalkan kinerja server kamu.

5. Memiliki Berbagai Dukungan Bahasa Pemrograman

Sistem database Mongo DB ini juga memberikan dukungan resmi untuk bisa digunakan dengan berbagai bahasa pemrograman sesuai kebutuhan kamu. Nah, berikut beberapa platform dan bahasa pemrograman yang didukung oleh Mongo DB, yaitu:

  • PHP
  • Phyton
  • C++
  • Java
  • Perl
  • Ruby
  • Node.js
  • Mongoid
  • C# dan .NET

6. Memiliki Dukungan Indexing Data yang Lebih Cepat

Dengan mengaktifkan indexing dapat mempercepat proses penarikan data. Sebab, tanpa adanya indexing ini maka setiap query yang dijalankan akan meminta server untuk memeriksa keseluruhan dokumen. Sehingga hal ini tentunya akan memakan waktu yang lebih lama.

Nah, dengan sistem database Mongo DB kamu dapat mengatur document indexing untuk meningkatkan performa pencarian dokumen. Dengan begitu, kamu dapat mengindeks semua field yang ada di dalam sistem Mongo DB ini.

Dengan demikian, proses pencarian informasi spesifik akan sangat mudah dilakukan terlepas dari ukuran database tersebut. Sehingga, proses pencarian kamu dapat dilakukan dalam waktu sekejap saja.

7. Pengelolaan Query yang Lebih Mudah

Mongo DB juga memiliki kemampuan untuk menjalankan serta menangani berbagai query atau perintah dengan akurat dan cepat. Sehingga kamu dapat dengan mudah mengakses seluruh data di dalam sistem dan memiliki kendali penuh terhadap semua informasi tersebut.

Wah, sangat banyak bukan kelebihan Mongo DB ini dibanding sistem database lainnya. Mongo DB sendiri memang memiliki keunggulan dalam menangani berbagai perintah dengan cepat. Sehingga, sistem database yang satu ini memiliki fleksibilitas yang tinggi.